Seminar Lignoselulosa untuk Produk Ramah Lingkungan

Saat ini penelitian tentang teknologi ramah lingkungan sangat  berkembang pesat di dunia. Manusia sudah mulai kembali menggunakan produk yang berasal dari alam dan meninggalkan produk yang berasal dari minyak bumi dan bahan tambang lainnya. Fenomena ini memberikan ruang cukup luas bagi para peneliti untuk menciptakan produk ramah lingkungan yang memiliki nilai tambah dan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Melihat peluang tersebut, Pusat Penelitian Biomaterial LIPI mengajak para peneliti dan akademisi untuk membahas perkembangan tentang penelitian material maju dan bioproduk yang ramah lingkungan berbasis lignoselulosa dalam Seminar Lignoselulosa. Seminar ini diadakan di Auditorium Pusat Inovasi LIPI, Cibinong, Bogor, Jawa Barat (6/10/2016).

dscn4225

Seminar Lignoselulosa merupakan wadah tatap muka dan media pertukaran informasi mengenai perkembangan penelitian di bidang material maju dan bioproduk berbasis lignoselulosa. Hal ini sebagai upaya untuk mempercepat peran dan sinergi para peneliti dan akademisi untuk berkontribusi dalam menciptakan material maju dan bioproduk ke depan. Seminar yang baru diadakan pertama kali ini dihadiri oleh 92 peserta yang terdiri dari kalangan peneliti, dosen, dan mahasiswa. Terdapat 14 peserta yang menampilkan hasil penelitiannya dalam bentuk poster. Beberapa peserta terbaik akan diberi kesempatan untuk memasukkan hasil penelitiannya dalam Journal of Lignocellulose Technology.

Acara Seminar Lignoselulosa diawali dengan pembukaan dan penjelasan tentang Pusat Penelitian Biomaterial  sebagai Pusat Unggulan Iptek (PUI) Lignoselulosa oleh Kepala Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Prof. Sulaeman Yusuf. Materi yang disampaikan dalam seminar ini meliputi, Pengembangan material maju dan bioproduk berbasis lignoselulosa di Pusat Penelitian Biomaterial LIPI oleh Prof. Subyakto dan Dr. Widya Fatriasari (Pusat Penelitian Biomaterial LIPI), Ekstraktif bahan alam untuk bioproduk oleh Prof.Suminar Setiati Achmadi (Institut Pertanian Bogor), Bioremediasi berbasis biomassa untuk mengatasi pencemaran lingkungan oleh Dede Heri Yuli Yanto (Pusat Penelitian Biomaterial), Material inovatif berbasis pulp oleh Dr. Wawan Kartiwa Haroen (Balai Besar Pulp dan Kertas), Teknologi pemrosesan material nanoselulosa untuk material maju dalam industri oleh  Prof. Bambang Sunendar (Institut Teknologi Bandung), dan Komposit plastik serat alam untuk keperluan industri oleh Dr. Asmuwahyu Saptoraharjo (PT Inter Aneka Lestari Kimia).

Selama sehari peserta mengikuti kegiatan seminar dengan sangat antusias demi mendapatkan ilmu dan pengalaman dari para pembicara. Para pembicara pun menyampaikan hasil-hasil penelitian mereka dengan sangat menarik sehingga banyak mengundang para peserta untuk bertanya. Namun sangat disayangkan, waktu yang cukup padat dan singkat menjadi pembatas bagi para peserta untuk lebih banyak berdiskusi.

Seminar ini diakhiri dengan pengenalan Journal of Lignocellulose Technology yang merupakan media publikasi ilmiah perkembangan teknologi berbasis lignoselulosa di Indonesia.  Jurnal ini akan dikelola oleh Pusat Penelitian Biomaterial LIPI sebagai PUI Lignoselulosa di Indonesia. Dengan adanya seminar lignoselulosa, Pusat Penelitian Biomaterial LIPI telah membuka sejarah baru dalam dunia penelitian di bidang lignoselulosa yang akan lebih membuka kerjasama-kerjasama antar instanasi dalam mengembangkan material maju dan bioproduk yang ramah lingkungan. (Eka Lestari)