Pelatihan Aplikasi Teknologi Sederhana untuk Produksi Kertas Seni dan Produk Turunannya

Pada tanggal 6-7 September 2016, bertempat di Pusat Penelitian Biomaterial LIPI,  dilaksanakan kegiatan Pelatihan Aplikasi Teknologi Sederhana untuk Produksi Kertas Seni dan Produk Turunannya. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari LIPI dan luar LIPI diantaranya guru-guru sekolah TK, SD, SMU, mahasiswa, dan peserta umum lain.

produk-seni-kertas-daur-ulang

Acara diawali dengan paparan oleh narasumber Dr. Widya Fatriasari dari Pusat Penelitian Biomaterial LIPI yang memberikan materi mengenai Teknologi Pulp dan Kertas. Dilanjutkan oleh M.Syafiq, S.Ag dari Banana Paper dengan paparannya mengenai Pemanfaatan Limbah Kertas Menjadi Kertas Seni dan Produk Turunannya.

Kegiatan pelatihan juga diisi dengan diskusi interaktif antara narasumber dengan peserta. Kemudian peserta diberikan pendampingan penuh selama proses pelatihan baik oleh tim pelatihan maupun narasumber. Dimana peserta dibagi ke dalam 4 kelompok dengan satu orang pendamping untuk setiap kelompok. Peserta didampingi dalam melakukan praktek seperti pencacahan kertas, pembuatan pulp alang-alang dengan proses soda panas terbuka, penggilingan dengan beater, penggilingan dengan blender, pewarnaan alami, pencetakan dan pembuatan produk seni.

pembuatan-kertas-daur-ulangpembuatan-produk-seni

Pada pelaksanaan praktek, peserta sangat antusias membuat berbagai produk seni berbasis kertas seni. Setelah kegiatan praktek selesai, masing-masing kelompok memerkan produk seni yang dihasilkan.

Berdasarkan hasil evaluasi melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta, didapat kesimpulan mengenai manfaat yang diperoleh antara lain:

  1. Peserta memperoleh pengetahuan pengolahan limbah kertas bekas menjadi kertas seni.
  2. Peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan pembuatan produk seni berbasis kertas seni.
  3. Peserta memperoleh informasi mengenai peran Puslit Biomaterial LIPI dan Pusat Unggulan Iptek Lognoselulosa secara umum dalam kegiatan diseminasi hasil penelitian yang dilakukan.

Para guru yang mengikuti kegiatan ini diharap mampu mengaplikasikan ilmu dan keterampilan yang diperolehnya dengan membentuk unit pengolahan kertas menjadi produk seni di sekolah-sekolah tempat mereka mengajar. Sehingga kegiatan Pelatihan Aplikasi Teknologi Sederhana untuk Produksi Kertas Seni dan Produk Turunannya selain meningkatkan kepedulian masyarakat akan lingkungan, diharapkan juga dapat menumbuhkan semangat kewirausahaan siswa di sekolah.