Oleh: Widya Fatriasari

Integrasi, zero waste, etalase merupakan tiga kata kunci dalam membangun konsep Biovillage di kawasan Cibinong Science Center Botanical Garden (CSC-BG). Program ini merupakan salah satu program prioritas kedeputian Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI dimana banyak kegiatan yang terlibat dari satuan kerja di kawasan CSC-BG. Integrasi dalam artian terdapat sinergi dan keterkaitan antar kegiatan yang saling mendukung keberhasilan program. Zero waste berarti bagaimana sampah ataupun limbah di kawasan CSC BG dapat diolah sedangkan etalase disini untuk mengenalkan peran LIPI melalui hasil-hasil kegiatan yang dihasilkannya.

Pusat Penelitian Biomaterial LIPI selama ini bergerak dalam program-program kegiatan penelitian yang bersentuhan dengan konversi biomassa kayu dan non kayu untuk menjadi bioproduk baru seperti kertas. Selain menciptakan material baru, dalam aktivitas perkantoran dan kegiatan penelitian sendiri sering tercipta limbah organik seperti kertas bekas. Penanganan limbah ini selama ini dengan dikumpulkan dan dibawa keluar kawasan CSC-BG. Peningkatan nilai tambah kertas bekas menjadi kertas seni melalui teknologi daur ulang membuka peluang menciptakan peluang usaha baru. Kreativitas kertas seni berbahan kertas bekas ini melibatkan teknologi yang sederhana, mudah, dan memungkinkan diterapkan di masyarakat umum baik skala rumah tangga maupun skala usaha. Selain pengenalan teknologi ini di lingkungan sekolah TK, SD, SMP, SMU ataupun PT menjadi sarana ekspose kegiatan. Konsep eduwisata digiring untuk memberikan kesadaran pentingnya membangun unit pengolahan kertas di kawasan pendidikan.

Pengenalan tipe atau jenis limbah di sekitar lingkungan kita merupakan tahapan pertama sebelum memanfaatkan. Selanjutnya memilah limbah sesuai jenisnya dan mengumpulkannya. Kedua tahap ini menjadi kunci pendekatan aplikasi teknologi proses yang tepat. Pada dasarnya limbah dapat dipilah menjadi limbah organik basah dan kering, limbah plastik dan residu. Limbah kertas sendiri termasuk dalam limbah organik kering. Proses pengolahan kertas seni berbahan dasar kertas bekas ini melalui tahapan proses yaitu pencacahan kertas, perendaman, pembuatan pulp dengan penggilingan, pencampuran dengan virgin fiber/serat primer dari serat panjang, pewarnaan, dan pencetakan, penjemuran matahari dan pemanenan kertas. Untuk meningkatkan nilai seni dari kertas daur ulang dapat ditambahkan daun-daun yang telah dihilangkan klorofilnya dan diwarnai pada pencetakan ataupun ditempelkan pada kertas seninya. Penggunaan alang-alang sebagai sumber serat primer ini sekaligus berperan dalam mengurangi masalah lahan. Alang-alang dianggap sebagai tumbuhan pengganggu/gulma bagi pertumbuhan tanaman yang sengaja dibudidayakan. Kompetesi sumber hara dengan tanaman budidaya oleh alang-alang dapat pegaliran nutrisi bagi tanaman budidaya.

Berbagai kreasi produk dapat diciptakan dari kertas seni ini antara lain buku agenda, tas, souvenir, tempat tisu, figura, tempat CD dll. Inovasi berbagai produk berbasis kertas seni ini selain berpeluang meningkatkan nilai kemanfaatan juga berperan mencapai keekonomian proses produksi. Sasaran utama pemasaran produk seni ini adalah masyarakat, lingkungan pendidikan/sekolah, perkantoran yang memiliki kepedulian terhadap penanganan limbah di lingkungan. Diperlukan upaya untuk terus kreatif dalam mendesain proses produksi yang efesien dengan pengembangan variasi produk. Di pasar, kertas seni ukuran A2 telah dijual dipasaran dengan harga Rp 4000/lembar, harga ini dapat diupayakan diturunkan dengan efesiensi proses dan pendekatan lokasi produksi dengan bahan baku utama. Meskipun proses pulping alang-lang masih menggunakan bahan kimia pemasak soda api, namun cairan pemasaknya dapat ditampung dan digunakan kembali untuk proses pemasakan berikutnya. Melalui pengenalan teknologi sederhana yang ramah lingkungan diharapkan kegiatan penanganan limbah kertas menjadi kertas seni di kawasan CSC-BG menunjukkan peran LIPI mengatasi masalah limbah. Tentu saja seluruh pengawalan seluruh proses kegiatan terus dilakukan untuk memastikan prinsip-prinsip keilmiahan aplikasi teknologi ini masih dipegang.