Kerja sama Multilateral Jepang-ASEAN dalam Kajian Bioresources dan Biodiversity

Pada bulan Juni 2016 bertempat di Auditorium Gedung PDII LIPI telah diselenggarakan dua rangkaian acara Japan-ASEAN Science, Technology dan Innovation Platform (JASTIP) Symposium. Acara ini diawali dengan JASTIP Work Package 3 (WP3) Kick-off Symposium pada tanggal 10 Juni 2016, dimana sebanyak 13 proposal penelitian dengan topik Bioresource and Biodiversity dipresentasikan oleh peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Pusat Inovasi LIPI, Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Kyoto University Jepang dan Kasetsart University Thailand. Acara tersebut juga menghadirkan Guess Speakers dari National Science Technology Development Agency (NSTDA) dan Chulalongkorn University Thailand. Dengan adanya kerja sama multilateral ini diharapkan pemanfaatan sumber daya hayati (bioresources) dan keanekaragaman hayati (biodiversity) dapat lebih mudah diakses sehingga kemanfaatannya (benefit sharing) dapat dirasakan oleh negara-negara yang terlibat, termasuk diantaranya pemanfaatan mikroba untuk pembangunan ekonomi, seperti yang disampaikan oleh Dr. Lily Eurwilaichitr, Deputi Direktur NSTDA.

IMG_1106

Pada hari berikutnya, tanggal 11 Juni 2016, Second JASTIP Symposium menghadirkan enam Keynote Speech yang menekankan pentingnya kajian keanekaragaman hayati dan sumber daya hayati dalam menjaga keberlangsungan masa depan masyarakat global. Keenam Keynote Speakers tersebut adalah Prof. Enny Sudarmonowati (Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati LIPI, mewakili Kepala LIPI), Prof. Juichi Yamagiwa (President of  Kyoto University), Ir. Nada Marsudi, M.Phil  (Kemenristekdikti, mewakili ASEAN Committee on Science and Technology (COST) Chair-Indonesia), Atty. Roberto V. Oliva (Executive-Director ASEAN Centre for Biodiversity), Prof. Tetsuzo Yasunari (Director-General Research Institute  for Humanity and Nature (RIHN) – Kyoto University) dan Dr. Christine Padoch (Director Center for International Forestry Research (CIFOR).

IMG_1118

Simposium ini dihadiri oleh 121 orang peneliti, akademisi, praktisi dari Biro Kerja Sama Hukum dan Humas LIPI, Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Pusat Penelitian Biologi LIPI, Pusat Inovasi LIPI, Kebun Raya Bogor LIPI, International Center for Interdisciplinary and Advance Research (ICIAR) LIPI, Universitas Gadjah Mada (UGM), Institut Pertanian Bogor (IPB), Chulalongkorn University Thailand, Kasetsart University Thailand, Kyoto University Jepang, Yayasan Pusat Penelitian dan Pengembangan Nanoteknonologi Indonesia (Nano Centre), tamu undangan dari Japan Science and Technology Agency (JST), Minister-Counsellor and Deputy Chief of the Mission of Japan to ASEAN, BIOTEC Enzyme Technology Thailand, ASEAN Centre for Biodiversity dan media Energy World Indonesia (Ewindo).

IMG_1052

Salah satu peserta yaitu Ibu Irina Rafliana sekretaris ICIAR LIPI memberikan pendapatnya tentang kegiatan simposium JASTIP ini, “JASTIP mencermati permasalahan bioresources yang kompleks, dan mensyaratkan interaksi interdisipliner yang kuat, untuk menjawab tantangan-tantangan Sustainable Development Goals (SDGs).  Untuk bisa mencapainya, ilmu pengetahuan tidak bisa sekedar dari ilmuwan untuk ilmuwan, tapi ilmu pengetahuan harus membawa manfaat terbesar bagi masyarakat. Hal tersebut yang membuat kerjasama regional ini menjadi sangat menarik”.

Kepala Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Prof. Sulaeman Yusuf sebagai koordinator (contact person) JASTIP wilayah Indonesia dalam bidang biodiversity dan bioresources juga melaporkan salah satu aktifitas Program WP3 JASTIP yang telah dilaksanakan, yaitu memfasilitasi terbentuknya JASTIP Bioresources and Biodiversity Joint Laboratory yang terletak di gedung Pusat Penelitian Biomaterial dan Pusat Penelitian Biologi LIPI.