Skip to main content

Call for papers: Seminar Lignoselulosa 2017

Klik untuk memperbesar

Material berbasis lignoselulosa memiliki potensi pengembangan dan peluang industri baru di era ekonomi dan pembangunan hijau saat ini. Penelitian dan pengembangan terkait sifat dasar bahan, teknologi proses, rekayasa senyawa dan komponen kimia bersumber dari bahan lignoselulosa sangat diperlukan untuk menghasilkan berbagai senyawa bioaktif, biopolymer, material komposit, serta produk – produk lain yang ramah lingkungan. Pemanfaatan material berbasis lignoselulosa diperlukan terutama dalam upaya peningkatan nilai tambah baik dari segi lingkungan, ekonomi, sosial budaya, khususnya pada bidang material maju dan bioproduk.

Pusat Penelitian Biomaterial sebagai Pusat Unggulan Lignoselulosa berusaha menjawab tantangan ini dengan memfokuskan pada pengembangan, pengelolaan, dan pengolahan material yang bersumber dari lignoselulosa. Selanjutnya sebagai wadah tatap muka dan pertukaran informasi antara profesional, industri, dan akademisi terutama yang berfokus pada material maju dan bioproduk, Pusat Penelitian Biomaterial mengadakan Seminar Lignoselulosa. Seminar Lignoselulosa tahun 2017 merupakan bagian dari rangkaian pertemuan ilmiah yang telah dilaksanakan sebelumnya pada tahun 2016. Seminar Lignoselulosa  ke-2 akan diadakan pada tanggal 12 September 2017 di Cibinong dengan tema “ Eksplorasi dan Rekayasa Sumber Daya Lignoselulosa untuk Material Maju dan Bioproduk

Tanggal penting

  • Penerimaan Abstrak : 11 Juli – 20 Agustus 2017
  • Penerimaan Abstrak : 11 Juli – 20 Agustus 2017
  • Penerimaan Full paper : 11 Juli – 12 September 2017
  • Pelaksanaan : 12 September 2017

Tempat

  • Auditorium Pusat Penelitian Biomaterial LIPI, Cibinong, Bogor, Jawa Barat

Registrasi

http://situs.opi.lipi.go.id/lignoselulosa2017/

RIKSFARDINI, Peneliti yang Tidak Pernah Berhenti Belajar

“Dunia penelitian adalah sebuah never ending learning. Selalu ada hal baru yang dapat kita teliti”

Kalimat tersebut diucapkan oleh Riksfardini Annisa Ermawar (37), peneliti muda Pusat Penelitian (Puslit) Biomaterial LIPI, ketika ditanya tentang kepuasan yang ia peroleh sebagai seorang peneliti.

Lulus dengan gelar doktor dari The University of Adelaide, Australia, Dini, panggilan akrabnya, kembali ke Puslit Biomaterial di tahun 2016 dan fokus bekerja di Kelompok Penelitian Teknologi Proses Biomassa dan Bioremediasi (TPBB).Selengkapnya

RAPAT KERJA (RAKER) PUSAT PENELITIAN BIOMATERIAL-LIPI 2017

Tahun 2017 Pusat Penelitian Biomaterial Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaksanakan Rapat Kerja (Raker) pada tanggal 12-13 April 2017 di Jambuluwuk Resort Ciawi, Bogor. Tema Raker adalah Re-Design Program dan Kegiatan dalam Upaya Peningkatan Kinerja di Pusat Penelitian Biomaterial-LIPI.  Raker tahun ini menitikberatkan pada tiga hal yaitu penataan sistem manajemen sumber daya manusia, evaluasi program kegiatan dan peningkatan branding Pusat Penelitian Biomaterial LIPI.

Raker dihadiri oleh 83 orang yang terdiri atas Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan Hayati (IPH) LIPI Prof. Enny Sudarmonowati, Kepala Pusat Peneltian Biomaterial LIPI Prof. Sulaeman Yusuf, pejabat struktural dan pegawai di lingkungan Pusat Penelitian Biomaterial LIPI.Selengkapnya

Penetapan Pusat Penelitian Biomaterial LIPI sebagai Pusat Unggulan Iptek Lignoselulosa

Salah satu program dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) adalah Pusat Unggulan IPTEK (PUI). Program PUI bertujuan meningkatkan kapasitas dan kapabilitas lembaga litbang yang meliputi kelembagaan, sumber daya, dan jaringan informasi IPTEK sehingga dapat menjadi lembaga litbang yang bertaraf internasional dalam suatu bidang prioritas yang spesifik. Pada awal tahun 2016 berdasarkan Keputusan Menteri Riset dan Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomor 553/M/KP/XII/2015, Pusat Penelitian Biomaterial mengajukan sebuah PUI dengan nama PUI Lignoselulosa dan bergabung dalam program pembinaan PUI yang fokus riset unggulan di bidang lignoselulosa. Selama dalam status pembinaan PUI sebagai kandidat sebuah PUI maka terus dilakukan perapihan dan pemenuhan persyaratan yang sudah ditetapkan oleh Kemenristekdikti sehingga nantinya bisa menjadi sebuah PUI.

Selengkapnya